Thursday, December 19, 2013

Minuman Terbaik Anda Usai Olahraga



SEMUA mengira minuman elektrolit yang berwarna-warna yang terbaik seusai berolahraga. Kendati minuman itu belum tentu buruk, tetapi kenyataannya Anda tak membutuhkannya.
Adapun hal itu seperti diungkap oleh Nancy Clark, MS, RD, ahli gizi olahraga dari Boston. Dia menjelaskan, kendati meminum berenergi pasca-latihan tak begitu buruk, sebenarnya seseorang lebih membutuhkan asupan karbohidrat dan protein seusai melakukan olahraga.

"Mengapa protein? Karena protein bisa membantu memerbaiki robekan atau meregangkan otot-otot, sedangkan kabohidrat memberikan energi yang agar tubuh cepat stabil," katanya, sebagaimana dilansir Womenshealth.

Ditambahkannya bahwa pilihan terbaik sendiri seusai berolahraga ialah memanjakan diri Anda dengan delapan ons susu cokelat rendah lemak. Hal itu karena susu memiliki protein berkualitas tinggi, serta kalsium dan cokelat yang menyediakan karbohidrat agar pembakaran cepat terjadi. Selain itu, jus smoothie buah dengan tambahan kedelai atau jenis lain dari susu lowfat dan yogurt juga merupakan pilihan yang sangat baik.

Untuk mendapat dorongan ekstra, Anda bisa memertimbangkan untuk meletakkan jus smoothie ceri dan tart. Pasalnya, studi awal tahun ini menemukan bahwa minuman jenis itu mengandung bahan kimia anti-inflamasi yang membantu melindungi terhadap kerusakan otot dan mengurangi nyeri otot.

Wednesday, December 18, 2013

Minum Madu Sebelum Tidur Bisa Hilangkan 1,4 Kg Seminggu



Hampir semua wanita menginginkan tubuh yang proporsional, tidak memiliki berat badan berlebihan ataupun kekurusan. Wanita yang merasa tubuhnya terlalu gemuk akan melakukan berbagai cara untuk mengecilkan lingkar pinggangnya. Beberapa wanita menjauhi makanan manis atau yang mengandung gula.

Kini tidak perlu khawatir, diet madu merupakan program menurunkan berat badan yang akan memangkas lemak hingga 1,4 kilogram dalam satu minggu. The Honey Diet atau diet madu telah terbukti akan memperbaiki metabolisme tubuh Anda serta membakar lemak ketika terlelap di malam hari.

Penelitian yang dilakukan oleh Mike McInnes, ahli gizi asal Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa madu berasal dari gula alami yang salah satu khasiatnya menurunkan berat badan. Maka dari itu, madu bisa dipadukan dengan roti, biskuit, atau puding, yang dapat dikonsumsi sehari-hari tapi tidak mengganggu kadar gula dalam tubuh.

Mengonsumsi madu satu sendok makan yang dicampur air hangat sebelum tidur dapat mengurangi rasa ingin mengonsumsi camilan malam hari. McInnes menjelaskan, beberapa wanita yang mengalami berat badan berlebih karena terlalu banyak mengonsumsi gula serta makanan dalam kemasan.

"Makanan yang rendah lemak terkadang juga memiliki gula atau tepung. Ini akan meningkatkan gula darah sepanjang hari. Tubuh yang memiliki kadar gula berlebihan akan melepaskan hormon insulin sehingga disimpan sebagai lemak," tutur McInnes seperti yang dikutip dari Daily Mail.

Menurutnya, beberapa orang juga tidak bisa diet karena dipengaruhi oleh 'hungry brain' atau kelaparan yang dipengaruhi otak sehingga sulit melakukan penurunan berat badan. Setiap sel otak dikelilingi oleh sepuluh atau lebih 'feeder cells' (glial cells) yang mengontrol jumlah gula darah dalam otak. Sel ini berfungsi untuk memastikan kecukupan kadar gula.

Menurut beberapa penelitian, jika seseorang mengonsumsi biskuit, cokelat, atau minuman bersoda terlalu banyak bisa menghilangkan fungsi sel tersebut sehingga kadar gula akan berlebihan. Berbeda bila gula yang dikonsumsi merupakan gula alami seperti madu. Tentu tidak akan membuat kadar gula dalam tubuh berlebihan. Madu juga memiliki banyak manfaat, antara lain:

- Memberikan energi lebih dalam tubuh ketika dikonsumsi sebelum olahraga.
- Mengonsumsi madu secukupnya bisa mengurangi berat badan.
- Madu adalah obat bagi yang sedang hangover dengan mengambil satu sendok makan sebelum tidur serta dua atau tiga sendok teh di pagi hari baik dalam dicampur dengan teh, roti gandum, atau yogurt.

McInnes percaya bahwa madu akan mengurangi nafsu makan berlebih. Minum madu setiap malam juga bisa mengurangi stres dan membuat tidur lebih nyenyak. Selain itu, madu akan memangkas lemak dalam tubuh dan memperbaiki sistem pencernaan Anda.

Untuk itu, McInnes menyarankan agar mencampur madu ke dalam teh panas setiap pagi dan minum satu sendok makan sekitar 30 menit sebelum tidur yang akan mengoptimalkan istirahat Anda. Saat menjalani diet madu, Anda juga disarankan mengurangi konsumsi junk food, minuman bersoda, makanan berminyak, atau makanan dalam kemasan.

Friday, December 6, 2013

10 Cara tepat mengatasi nyeri lutut



Lutut adalah bagian yang sendi yang sering terluka dan jika nyeri, rasa sakitnya benar-benar menyiksa. Lantas bagaimana cara mengatasinya? Simak cara tepat mengatasi nyeri lutut selengkapnya seperti yang dilansir dari Health Me Up (03/11) berikut ini.

  • Mengompres dengan es batu adalah langkah pertama meredakan nyeri pada lutut. Namun jangan lupa membungkus es batu dengan handuk dan tidak langsung terkena kulit untuk mengatasi nyeri yang Anda alami.

  • Jika Anda gemar berlari atau mendaki gunung, kurangi kebiasaan tersebut. Sebab aktivitas tertentu memang mudah membuat lutut terluka dan mengalami nyeri.

  • Periksa sepatu yang Anda pakai. Apakah hak, bahan, atau ukurannya sudah sesuai? Pasalnya alas kaki juga ikut berperan memicu nyeri pada lutut.

  • Kalau ada perbedaan panjang pada kaki, segera konsultasikan masalah tersebut pada dokter. Panjang kaki memang sebaiknya harus proporsional demi menghindari cedera maupun rasa nyeri.

  • Anda sebaiknya juga sering-sering melakukan olahraga dengan cara merenggangkan kedua kaki selebar-lebarnya. Aktivitas tersebut membuat otot kaki lebih fleksibel dan mengurangi risiko nyeri lutut.

  • Selain itu, otot pada bagian paha belakang juga perlu dilatih dengan olahraga tertentu. Konsultasikan dengan dokter mengenai olahraga yang tepat untuk menguatkan otot tersebut.

  • Ada juga makanan yang membuat lutut menjadi lebih kuat, seperti buah berry, jahe, alpukat, biji rami, ikan yang mengandung omega-3, dan kedelai.

  • Postur tubuh sebaiknya diperbaiki demi menghindari nyeri lutut. Misalnya ketika duduk, pastikan kaki tidak tertekuk atau menggantung. Posisikan tubuh pada kursi senyaman mungkin. Selain itu, jangan menyilangkan kaki ketika duduk dalam waktu yang lama.

  • Batasi konsumsi garam yang memicu penyimpanan air berlebih dan membengkak, akibatnya lutut bisa terasa nyeri.

  • Untuk sayuran, jangan malas mengonsumsi terung, paprika, tomat, kentang, dan juga vitamin C demi kesehatan lutut.


Itulah cara tepat mengatasi nyeri pada lutut. Lebih baik mencegah daripada mengobati masalah kesehatan tersebut bukan?

Jadi Pengusaha Jangan Takut Ambil Risiko!



Untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam berbisnis, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengadakan Kewirausahaan Fair (KWU Fair). Acara bertajuk First Step to be Entrepreneur itu terdiri atas open talk dan pameran kewirausahaan.

Salah satu pembicara dalam sesi open talk, yakni Bustanul Arifin Noer mengungkap, setiap orang memiliki ketakutan ketika akan memulai sebuah usaha. Ketakutan tersebut, lanjutnya, tergantung pada tingginya pendidikan yang ditempuh.

Dia menjelaskan, keberanian seseorang membuka usaha rata-rata 90 persen ketika SD, menginjak SMP turun menjadi 60 persen, dan begitu seterusnya. Ketika kuliah, seseorang lebih takut membuka usaha. ''Yang membedakan dari seorang entrepreneur adalah mereka berani mengambil risiko dan proaktif,'' tegas Arifin, seperti dikutip dari ITS Online, Selasa (26/11/2013).

Arifin menyatakan, ciri-ciri seorang entrepreneur sejati harus berpikir strategis, mampu mempertahankan usahanya lebih dari tiga tahun dan mengembangkannya. ''Selain itu, seorang entrepreneur harus fokus pada tindakan dan menguasai pengetahuan mengenai produknya,'' paparnya.

Dosen Teknik Industri ITS itu menambahkan, ITS memiliki sebuah lembaga bernama Inkubator Bisnis yang bernaung di bawah LPPM. Inkubator Bisnis merupakan sebuah lembaga dalam institusi yang telah diakui secara nasional.

Inkubator Bisnis itu, katanya, dapat membantu segenap civitas academica yang terjun ke dunia wirausaha namun belum mandiri. ''Fungsinya untuk membantu mahasiswa maupun alumni ITS yang telah berani memulai usahanya namun dalam perjalanannya masih terseok-seok,'' terang Arifin.

Ketika disinggung mengenai Asia Pasific Economic Cooperation (APEC), Arifin mengaku tidak ada kendala berarti bagi entrepreneur. Akan lebih banyak orang asing yang masuk ke Indonesia dan jenis pekerjaan lebih beragam yang menjadi pembeda nantinya.

"Tantangannya, kita harus legowo untuk belajar. Belajar budaya mereka, belajar cara mereka berbisnis, dan pangsa pasarnya. Kita harus lebih siap untuk mengamati secara cermat peluang bisnisnya," tutupnya.

Friday, November 15, 2013

8 Perilaku yang Menandakan Anak Sedang Di-bully



Dalam kesehariannya, tak jarang anak-anak yang menjadi korban bullying teman-temannya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa bullying bisa berdampak buruk pada perkembangan fisik dan mental anak-anak.

Tapi sayangnya, banyak anak yang takut memberi tahu orang tuanya bahwa ia di-bully. Nah, sebagai orang tua, tak ada salahnya jika Anda lebih jeli jika melihat keadaan anak yang tak biasanya. Dilansir Babble, Jumat (15/11/2013) berikut ini beberapa tanda bahwa si kecil tengah di-bully:

1. Menyembunyikan luka

Memar, benjolan, goresan, atau cedera yang disembunyikan oleh anak patut Anda perhatikan. Ingatkan pada anak bahwa tidak ada yang berhak menyakiti mereka dan doronglah agar mereka mau menceritakan apa masalah yang mereka alami.

2. Lusuh saat pulang sekolah

Penampilan anak yang tidak rapi dan cenderung 'kucel' bisa jadi tanda ia sedang di-bully teman-temannya. Selain itu, barang anak yang hilang tanpa alasan yang jelas juga bisa jadi indikasi mereka mengalami bullying.

3. Mengalami sakit fisik

Sakit kepala, sakit perut, atau pura-pura sakit agar ia tidak pergi ke sekolah bisa jadi indikasi adanya trauma secara emosional akibat dibully.

4. Jadi 'malas' sekolah

Jika anak sebelumnya selalu bersemangat ketika berangkat ke sekolah tapi tiba-tiba dia kehilangan minat di sekolah bahkan prestasinya menurun, Anda perlu menyelidiki apakah ia sedang mengalami bullying. Guru mungkin bisa jadi pintu gerbang di mana Anda mendapat informasi tentang keseharian anak di sekolah.

5. Berperilaku merusak diri

Merasa malu dan bingung sering membuat korban bullying sulit meminta bantuan. Jangan pernah abaikan gejala-gejala bullying misalnya anak ingin menyakiti dirinya, berbicara tentang bunuh diri, melarikan diri, atau melakukan perilaku berbahaya lainnya.

6. Harga diri rendah

Jangan pernah mengabaikan kecemasan mendadak, depresi, atau masalah emosional yang dialami anak. Cobalah berdialog dengannya hingga mereka merasa cukup aman untuk berbicara terbuka dan jujur tentang ketakutan mereka.

7. Suka menyendiri

Jika anak mulai mengisolasi diri dari teman dan keluarganya, cobalah cari tahu apakah ia terlibat perselisihan dengan temannya di sekolah atau justru ada teman yang menyerangnya. Jika mereka tak nyaman dengan interogasi langsung, maka mulai 'pancing' dia dengan pertanyan 'siapa yang menyenangkan di sekolah' atau 'dengan siapa kamu suka menghabiskan waktu di sekolah'.

8. Susah tidur

Jika anak mulai mengalami kesulitan tidur seperti insomnia, mimpi buruk, gelisah saat ingin tidur, maka cobalah mengidentifikasi apa penyebab emosional yang membuat ia merasa gelisah seperti itu.

Thursday, November 14, 2013

Jangan Main HP-Saat Interview



Kecanggihan teknologi informasi membuat kita seakan tidak bisa lepas dari telepon selular baik untuk membalas pesan singkat atau melihat update twitter. Parahnya, kebiasaan tersebut terbawa saat proses wawancara kerja.

Jika hal tersebut Anda lakukan, sudah pasti pewawancara akan kehilangan respek. Demikian disampaikan Human Resource (HR) PT Kideco Jakarta Ochlis ketika ditemui Okezone dalam Universitas Indonesia (UI) Career & Scholarship Expo XVI 2013.

"First impression atau kesan pertama itu penting. Makanya saat diwawancara Anda harus murah senyum, berpenampilan rapi, dan ber-attitude baik. Ada lho yang waktu interview sambil BBM-an atau SMS-an. Sebaiknya saat interview telepon genggam di-silent atau dimatikan," ujar Ochlis di Balairung UI, Depok, Jumat (13/9/2013).

Saat wawancara kerja, Ochlis mengingatkan agar para lulusan me-review materi yang dipelajari saat kuliah. Sebab, calon perusahaan ingin mengetahui pemahaman Anda terhadap bidang pekerjaan yang akan digeluti.

"Kuasai jurusan saat kuliah. Untuk fresh graduate yang kami kejar biasanya proses skripsi. Bagaimana dia mampu menjelaskan proses pembuatan, pemilihan topik, dan problem solving atas suatu kasus. Dari situ akan kelihatan. Untuk tingkatan experience, kami akan bertanya seputar pemecahan masalah berdasarkan pengalaman nyata," jelasnya.

Menurut Ochlis, tidak jaminan dengan gelar yang lebih tinggi membuat pengetahuan orang tersebut terhadap materi yang dipelajari lebih banyak. Hal ini disampaikan Ochlis berdasarkan pengalamannya ketika mewawancarai seorang calon karyawan lulusan S-2.

"Parah banget dulu ada. Saat saya mewawancarai orang S-2 posisi hukum. Dia lulusan dua universitas besar tapi ketika ditanya masalah Hukum, materi-materi dasar tidak paham sama sekali. Oleh karena itu, para calon karyawan harus update dengan informasi," ungkap Ochlis

Ini Bisa Picu Amarah Pramugari



PRAMUGARI juga manusia. Meski mereka selalu memasang senyuman manis saat melayani Anda di pesawat, bukan berarti Anda bisa memperlakukannya semena-mena.

Ada beberapa perilaku penumpang yang kerap membuat pramugari kesal. Jangan sampai Anda pernah melakukannya.

"Kuncinya adalah untuk tidak terlalu banyak meminta dan memaki-maki," kata Heather Poole, pramugari salah satu maskapai terbesar di Amerika Serikat, seperti dikutip dari News, Kamis (26/9/2013).

"Anda tidak bisa mengharapkan maskapai menyediakan makanan sesuai keinginan Anda kemudian marah-marah pada pramugari karena tidak mendapat apa yang Anda inginkan," sarannya.

Selain penumpang yang semena-mena, Heather juga seringkali berhadapan dengan penumpang yang bertingkah aneh karena berada dalam pengaruh alkohol.

"Saya pernah melihat penumpang yang mabuk dan meminta lebih banyak alkohol. Ia bilang tidak akan diam bila saya tidak menciumnya," cerita Heather.

"Ada pula penumpang yang hilang kontrol saat berada dalam pengaruh alkohol dan terlibat perkelahian dengan penumpang lainnya. Kami juga pernah bertemu seorang penumpang perempuan yang meminum setengah botol besar alkohol dalam penerbangan dari Amerika menuju Inggris, kemudian saat pesawat tiba ia harus digotong keluar pesawat," tuturnya